Teduh di Warung Kayu
Bintang18 reproduções
Debu menari di sela cahaya Gubuk tua menyapa raga Aroma kopi sisa semalam Membawa jiwa ke masa silam Kusapu lantai kayu yang rapuh Tempat kakek dulu berteduh Di sudut gelap kulihat sampul kusam Buku catatan yang lama terpendam Tulisan tangan yang mulai memudar Tentang musim yang tak pernah ingkar Sunyi ini tak pernah berbohong Di antara doa yang tak kosong Tanah ini saksi bisu perjuangan Menanam harapan dalam keheningan Warisan luhur dalam tiap goresan Menenangkan hati yang penuh kegelisahan Sunyi ini jujur Dalam doa yang luhur Biarlah rindu mengucur Di tanah yang subur Ooo... nyanyian tanah Ooo... rahasia semesta Halaman pertama tentang hujan pagi Saat benih mulai mencari jati diri Kakek menulis dengan penuh cinta Tentang cara bicara pada semesta Aku teringat tangan kasar yang hangat Mengajariku arti sebuah tekad Catatan kecil tentang pupuk alami Dan rahasia memanen di saat sepi Setiap huruf adalah sebuah pesan Bahwa sabar adalah kunci kehidupan Sunyi ini tak pernah berbohong Di antara doa yang tak kosong Tanah ini saksi bisu perjuangan Menanam harapan dalam keheningan Warisan luhur dalam tiap goresan Menenangkan hati yang penuh kegelisahan Bukan emas yang ia tinggalkan Bukan harta yang ia banggakan Hanya sebait doa di sela tanam Agar hidup tak pernah tenggelam dalam kelam Kini kututup buku tua itu Menatap kebun yang mulai membiru Kabut turun memeluk pepohonan Membawa pesan dari kejauhan Aku tersenyum dalam dekap rindu Terima kasih untuk ilmu yang syahdu Sunyi ini jujur Dalam doa yang luhur Biarlah rindu mengucur Di tanah yang subur
Carregando…