akustik folk

Gerimis di Beranda Nenek

Bintang

10 main · 0 kegemaran · 4:01

Lirik

Bus tua berhenti di tepi jalan
Gerimis November turun perlahan
Langkahku berat membawa beban
Namun di sini semua dimaafkan
Debu kota luruh di permukaan
Menjadi doa yang tak terkatakan

Bau tanah basah menyapa raga
Segala luka kota tak lagi berharga
Jendela kayu itu masih setia
Menyambut rindu yang lama tertunda
Lumut hijau di dinding tua
Saksi bisu masa kecil yang mulia

Aku pulang
Membawa sisa kenang
Di antara pematang
Hati pun mulai tenang
Hati pun mulai terang

Secangkir jahe hangat di atas meja
Asapnya menari di udara senja
Nenek tersenyum tanpa banyak bicara
Menghapus pedih yang dulu membara
Rumah ini tak pernah berubah
Meski langkahku sudah lelah
Rumah ini tak pernah berubah
Tempatku membasuh segala salah

Hmm, pulang ke pangkuan
Hmm, teduh dalam pelukan

Dinding bambu yang mulai melapuk
Suara jangkrik mulai saling mengetuk
Rindu di dada kini mulai tunduk
Di hadapan masa lalu aku bertekuk
Sarung tua tersampir di bahu
Menghalau dingin yang aku tahu
Hanya di sini aku merasa utuh
Tanpa perlu lagi merasa angkuh

Waktu mungkin mencuri masa muda
Membuat uban tumbuh di kepala
Segala ambisi kini tak ada
Hanya syukur yang tersisa di dada
Dunia luar mungkin begitu riuh
Memaksa jiwa untuk terus menjauh
Namun jalan pulang selalu ampuh
Menyembuhkan hati yang sempat rapuh

Secangkir jahe hangat di atas meja
Asapnya menari di udara senja
Nenek tersenyum tanpa banyak bicara
Menghapus pedih yang dulu membara
Rumah ini tak pernah berubah
Meski langkahku sudah lelah
Rumah ini tak pernah berubah
Tempatku membasuh segala salah

Hmm, pulang ke pangkuan
Hmm, teduh dalam pelukan

Komen (0)

0/500

Memuatkan…

Trek Berkaitan