akustik folk

Sisa Tawa di Pucuk Bukit

Bintang

10 تشغيل · 0 مفضلة · 4:07

الكلمات

Roda bis ini terus berputar
Menembus kabut yang kian memudar
Di balik kaca yang mulai kusam
Kulihat senja yang kian menghitam
Aku pulang dengan sisa tenaga
Membawa rindu yang tak terduga

Angin gunung menyapa pori
Mengingatkan janji yang kuberi
Dulu aku pergi dengan ambisi
Kini kembali mencari tradisi

Pulang ke pelukan tanah basah
Menaruh lelah yang kian gelisah
Gubuk teh tua saksi bisu kita
Kini membisu menyimpan cerita
Rumah tak lagi terasa sama
Hanya tawa lama yang bergema

Bau tanah ini masih sama
Meski waktu telah lama membina
Jarak yang membentang luas
Kini berakhir dengan napas puas

Lihatlah lereng hijau di sana
Tempat kita merajut wahana
Bekas gubuk itu hampir runtuh
Seperti hatiku yang tak lagi utuh
Percakapan kecil di masa lalu
Kini menjelma menjadi pilu

Suara burung di dahan jati
Menyambut aku yang hampir mati
Oleh hiruk pikuk kota yang kejam
Tempat nurani sering terancam

Pulang ke pelukan tanah basah
Menaruh lelah yang kian gelisah
Gubuk teh tua saksi bisu kita
Kini membisu menyimpan cerita
Rumah tak lagi terasa sama
Hanya tawa lama yang bergema

Aku berdiri di depan pintu
Menatap bayang di atas batu
Tak ada lagi sambutan hangat
Hanya sepi yang terasa sangat
Waktu mencuri segalanya
Menyisakan aku dan lukanya

Tanah merah ini mulai lembap
Menelan semua kata yang hinggap
Aku bicara pada bayangan
Tentang hidup dan kehilangan
Ibu tak lagi duduk di beranda
Hanya rindu yang kian melanda
Ayah pun sudah lama beristirahat
Di bawah nisan yang mulai berkarat

Pulang ke pelukan tanah basah
Menaruh lelah yang kian gelisah
Gubuk teh tua saksi bisu kita
Kini membisu menyimpan cerita
Rumah tak lagi terasa sama
Hanya tawa lama yang bergema

Bau tanah ini masih sama
Meski waktu telah lama membina
Jarak yang membentang luas
Kini berakhir dengan napas puas

التعليقات (0)

0/500

جارٍ التحميل…

أغاني ذات صلة