Wangi Limau Purut
Zara58 lượt phát
Hujan reda di bangku kayu Hati tenang dibalut sayu Selendang batik ku rapikan Segala duka ku lepaskan Mata memandang jalan sepi Mencari makna di sudut hati Aroma kopi menusuk kalbu Tanah yang basah beradu debu Kemboja putih jatuh di sisi Menanti waktu membawa diri Nenek berpesan di telinga Maafkan diri paling utama Cinta takkan mampu bertahta Jika jiwamu masih berduka Bebaskan langkah dari belenggu Sambutlah hari yang menunggu Ooo... Maafkan diri Ooo... Senja yang saksi Ooo... Pulihkan hati Ooo... Damai abadi Titik air di daun kelapa Jatuh membasah tapak yang ada Jejak di tanah lembap membisu Mengingat silap di waktu lalu Bukan sesal yang menghancurkan Hanya pengajaran yang menguatkan Aroma kopi menusuk kalbu Tanah yang basah beradu debu Kemboja putih jatuh di sisi Menanti waktu membawa diri Nenek berpesan di telinga Maafkan diri paling utama Cinta takkan mampu bertahta Jika jiwamu masih berduka Bebaskan langkah dari belenggu Sambutlah hari yang menunggu Masa lalu bukan penjara Hanya sebuah garis cerita Ku peluk diri dengan kasih Tiada lagi hati yang perih Nenek berpesan di telinga Maafkan diri paling utama Cinta takkan mampu bertahta Jika jiwamu masih berduka Bebaskan langkah dari belenggu Sambutlah hari yang menunggu
Đang tải…