Wap Kenangan Lorong Malam
Zara95 воспр.
Bangku kayu ini bisu Tiket bas basah di saku Senja merayap kelabu Hujan turun satu-satu Dinginnya menusuk kalbu Mencari sisa-sisa rindu Lantai simen yang merekah Tempat langkahku pernah lelah Lama sudah aku di sini Menghitung hari yang mati Akar tembusu memeluk bumi Kuat mencengkam setiap inci Macam sesal yang tak pergi Menjerat dalam diam sunyi Tak perlu lagi menunggu Lepas semua beban bahu Luka lama biar membatu Aku tak mahu tahu Ke mana jalan itu Biar berlalu Cukup sekadar ini Aku berhenti di sini Oh... biar berlalu Hmm... tak perlu tahu Kawan lama lalu saja Tak toleh tak tegur sapa Lampu jalan makin malap Dalam rintik yang kian gelap Sisa rokok daun di sana Hanya debu yang tersisa Aku senyum dalam hampa Bebas dari segala duka Lama sudah aku di sini Menghitung hari yang mati Akar tembusu memeluk bumi Kuat mencengkam setiap inci Macam sesal yang tak pergi Menjerat dalam diam sunyi Tak perlu lagi menunggu Lepas semua beban bahu Luka lama biar membatu Aku tak mahu tahu Ke mana jalan itu Biar berlalu Cukup sekadar ini Aku berhenti di sini Blue notes ini membelit Suara hati yang pahit Denting piano yang malas Melepas rindu yang tawar Aku bukan lagi hamba Kepada janji yang buta Biar semua jadi sejarah Tanpa air mata berdarah Tak perlu lagi menunggu Lepas semua beban bahu Luka lama biar membatu Aku tak mahu tahu Ke mana jalan itu Biar berlalu Cukup sekadar ini Aku berhenti di sini Oh... biar berlalu Hmm... tak perlu tahu Bas terakhir sudah pergi Aku masih berdiri Tapi hati sudah lari Jauh dari sepi ini
Загрузка…