Sisa Kopi dan Jingga
Bintang18 reproduções
Pasir sisa siang tadi Masih lekat di jemari Kau sibuk dengan kain itu Merapikan sisa rindu Lipatan demi lipatan Menjadi sebuah ingatan Senja sudah pamit pelan Meninggalkan ketenangan Aku diam memperhatikan Gerakmu yang menenangkan Semesta seolah berhenti Hanya untuk kita di sini Tak butuh mawar merah Atau janji yang megah Hanya bicara kecil Di antara angin yang gigil Ini romansa tulus Mengalir sangat halus Tanpa perlu terburu Hanya aku dan kamu (Duhai sayang...) (Hanya kita...) (Sederhana saja...) (Hanya kita...) Kerah bajumu sedikit miring Ingin kubantu tapi aku hening Cukup senyum tipis di bibir Biarkan rasa ini mengalir Wangi laut di rambutmu Menyatu dalam anganku Lampu jauh mulai nyala Redup di antara jala Aku masih memperhatikan Setiap yang kau lakukan Tak ada yang terlewatkan Semua cinta tersampaikan Tak butuh mawar merah Atau janji yang megah Hanya bicara kecil Di antara angin yang gigil Ini romansa tulus Mengalir sangat halus Tanpa perlu terburu Hanya aku dan kamu Vibrafon berdenting sunyi Menemani langkah kaki Hangatnya menjalar pelan Tanpa ada paksaan Momen yang sering terlewat Kini terasa memikat Sangat memikat Tak butuh mawar merah Atau janji yang megah Hanya bicara kecil Di antara angin yang gigil Ini romansa tulus Mengalir sangat halus Tanpa perlu terburu Hanya aku dan kamu (Duhai sayang...) (Hanya kita...) (Sederhana saja...) (Hanya kita...) Bicara kecil saja Bicara kecil saja Itu sudah cukup Sebelum mata tertutup
Carregando…