Sisa Teh Hujung Senja
Zara27 reproduções
Embun menitis di daun pisang Hening pagi di pinggir surau Kasih nenekda tetap terbayang Budi nan luhur tiada galau Bunga melur putih berseri Tebar haruman di atas tikar Doa dipanjat tulus di diri Ingatan murni tetaplah segar Pulut kuning di dalam talam Tanda syukur warisan lama Rindu tersimpan di lubuk dalam Tenang di jiwa bersama-sama Suara azan membelah sepi Membawa damai ke sanubari Janji dijaga di dalam hati Martabat keluarga tetap berdiri Tenang di jiwa Warisan mulia Tikar mengkuang sudah terbentang Tetamu hadir membawa bakti Wajah yang tenang kian datang Saling menyapa ikhlas di hati Pohon kemuning melambai-lambai Menyambut kasih yang kian sampai Cahaya pagi kian menyinar Menyentuh dinding kayu jati Tiada lagi rasa yang nanar Hanya syukur memenuhi hati Pulut kuning di dalam talam Tanda syukur warisan lama Rindu tersimpan di lubuk dalam Tenang di jiwa bersama-sama Suara azan membelah sepi Membawa damai ke sanubari Janji dijaga di dalam hati Martabat keluarga tetap berdiri Rebab berbunyi menyentuh jiwa Gamelan dipalu lembut irama Tiada ratapan tiada kecewa Hanya syukur hidup bersama Warisan kita harta berharga Dijaga rapi hingga ke syurga Angin bertiup di celah kayu Masjid lama teguh berdiri Hati yang rindu tidakkan layu Mekar mewangi setiap hari Titisan embun kian menghilang Namun kenangan tetap cemerlang Oh nenekda Baktimu nyata Dalam doa Kami setia Pulut kuning di dalam talam Tanda syukur warisan lama Rindu tersimpan di lubuk dalam Tenang di jiwa bersama-sama Suara azan membelah sepi Membawa damai ke sanubari Janji dijaga di dalam hati Martabat keluarga tetap berdiri Tenang di jiwa Warisan mulia Kekal selamanya
Carregando…