baroque pop

Akustik Debu yang Menari

Kirana

79 plays · 0 favorites · 5:40

Lyrics

Kaca patri pecah di sudut mata
Debu menari dalam sorot cahaya
Aula tua ini menyimpan rahasia
Tentang kita yang pernah bertahta
Di atas panggung tanpa penonton
Menghitung waktu yang kian menurun

Sutra kursi memudar jadi abu
Bau kayu putih dan mawar layu
Menyelinap di antara sela bahu
Wangi mewah dalam sepi yang kaku
Kita adalah simfoni yang buntu
Menunggu nada yang tak kunjung menyatu

Separuh liontin perak kukembalikan
Janji abadi yang kini kutinggalkan
Hanya gema yang memantul di dinding
Tanpa tujuan hanya suara hening
Akustik aula ini menipu kita
Cinta hanyalah pantulan hampa

Denting harpsichord mulai menjauh
Lapis harmoni yang kian meluruh
Ooh ooh ooh
Kemewahan yang runtuh

Kita berbisik di baris kelima
Menunggu konduktor yang takkan ada
Kau janjikan makam yang sama nanti
Di bawah langit yang paling sunyi
Namun logam ini terasa dingin
Ditiup paksa oleh sang angin

Sutra kursi memudar jadi abu
Bau kayu putih dan mawar layu
Menyelinap di antara sela bahu
Wangi mewah dalam sepi yang kaku
Kita adalah simfoni yang buntu
Menunggu nada yang tak kunjung menyatu

Separuh liontin perak kukembalikan
Janji abadi yang kini kutinggalkan
Hanya gema yang memantul di dinding
Tanpa tujuan hanya suara hening
Akustik aula ini menipu kita
Cinta hanyalah pantulan hampa

French horn meratap di ujung lorong
Harapan kita ternyata kosong
Piccolo menjerit di atas kepala
Menertawakan duka yang membara
Lihatlah debu ini merayakan kita
Menjadi saksi matinya kasta
Cinta yang megah kini tak bersisa

Satu not untuk kenangan
Dua not untuk kehilangan
Tiga not untuk kebenaran
Bahwa selamanya adalah kebohongan

Lampu aula mulai meredup pelan
Kulepas perak dari genggaman
Biarkan ia menyentuh lantai kayu
Bersama mimpi yang sudah layu
Tak ada lagi yang perlu dibawa
Selain sunyi yang kian bernyawa

Separuh liontin perak kukembalikan
Janji abadi yang kini kutinggalkan
Hanya gema yang memantul di dinding
Tanpa tujuan hanya suara hening
Akustik aula ini menipu kita
Cinta hanyalah pantulan hampa

Denting harpsichord mulai menjauh
Lapis harmoni yang kian meluruh
Ooh ooh ooh
Kemewahan yang runtuh

Comments (0)

0/500

Loading…

Related Tracks

Akustik Debu yang Menari – Kirana · Kibi Music