W
Lyrics
Sunyi pagi di pinggir muara Bau tanah basah menyapa Wap kopi naik perlahan saja Mengingatkan aku pada rupa Wajahmu yang tenang tanpa bicara Di kerusi calar penuh rahsia Dulu aku sering membantah Kata-katamu ku anggap lelah Kini hidupku mula berubah Mencari arah di jalan salah Cangkir ini masih terasa hangat Macam pesanmu yang paling lebat Kopi o pahit tapi berkat Mengajar hati supaya kuat Sungai mengalir bawa hikayat Tentang kita yang kian jauh melibat Pahit ini manis akhirnya Rindu ini diam selamanya Bunyi sudu berlaga piring Macam suara yang makin asing Dulu kau duduk di samping Sekarang bayangmu makin pusing Dunia ini pantas berpusing Meninggalkan aku yang terasing Setiap teguk terasa dalam Menyuluh jiwa yang makin kelam Segala degil sudah kupadam Dalam cangkir yang penuh diam Cangkir ini masih terasa hangat Macam pesanmu yang paling lebat Kopi o pahit tapi berkat Mengajar hati supaya kuat Sungai mengalir bawa hikayat Tentang kita yang kian jauh melibat Biola merintih di hujung sana Piano tua berbunyi hiba Nasihat kecilmu jadi permata Di saat aku hilang segala Terima kasih untuk segalanya Cangkir ini masih terasa hangat Macam pesanmu yang paling lebat Kopi o pahit tapi berkat Mengajar hati supaya kuat Sungai mengalir bawa hikayat Tentang kita yang kian jauh melibat Ayah, aku sudah faham Ayah, aku sudah faham Dalam kopi ini kau simpan Semua cinta dan harapan
Comments (0)
Loading…
Related Tracks
Sisa Rindu Warung Lama
Faris30 plays
Doa Tanpa Suara
Faris33 plays
Sisa Kopi Senja
Faris98 plays
Dua Belas Musim
Faris52 plays
Teh Tarik & Cerita Lama
Faris78 plays