ballad akustik

Wap Kopi di Pinggir Muara

Faris

47 plays · 0 favorites · 4:50

Lyrics

Sunyi pagi di pinggir muara
Bau tanah basah menyapa
Wap kopi naik perlahan saja
Mengingatkan aku pada rupa
Wajahmu yang tenang tanpa bicara
Di kerusi calar penuh rahsia

Dulu aku sering membantah
Kata-katamu ku anggap lelah
Kini hidupku mula berubah
Mencari arah di jalan salah

Cangkir ini masih terasa hangat
Macam pesanmu yang paling lebat
Kopi o pahit tapi berkat
Mengajar hati supaya kuat
Sungai mengalir bawa hikayat
Tentang kita yang kian jauh melibat

Pahit ini manis akhirnya
Rindu ini diam selamanya

Bunyi sudu berlaga piring
Macam suara yang makin asing
Dulu kau duduk di samping
Sekarang bayangmu makin pusing
Dunia ini pantas berpusing
Meninggalkan aku yang terasing

Setiap teguk terasa dalam
Menyuluh jiwa yang makin kelam
Segala degil sudah kupadam
Dalam cangkir yang penuh diam

Cangkir ini masih terasa hangat
Macam pesanmu yang paling lebat
Kopi o pahit tapi berkat
Mengajar hati supaya kuat
Sungai mengalir bawa hikayat
Tentang kita yang kian jauh melibat

Biola merintih di hujung sana
Piano tua berbunyi hiba
Nasihat kecilmu jadi permata
Di saat aku hilang segala
Terima kasih untuk segalanya

Cangkir ini masih terasa hangat
Macam pesanmu yang paling lebat
Kopi o pahit tapi berkat
Mengajar hati supaya kuat
Sungai mengalir bawa hikayat
Tentang kita yang kian jauh melibat

Ayah, aku sudah faham
Ayah, aku sudah faham
Dalam kopi ini kau simpan
Semua cinta dan harapan

Comments (0)

0/500

Loading…

Related Tracks