P
Lirik
Tujuh tahun yang kaku Mengheret langkah pilu Di dewan tanpa restu Cintaku membeku Jemari ini masih berbau Wangi bedak yang kian layu Menatap ruang yang bisu Tanpa kehadiran dirimu Bedak sejuk berderai di pualam Mengenang kisah yang semakin kelam Kompang jiran menyapa malam Duka ini begitu mendalam Cincin tembaga genggaman erat Membawa rindu yang amat berat Kau pergi saat janji terpahat Di jalanan nyawamu terlewat Bayangku bergaun di balik tirai Melihat impian yang sudah berderai Tanpa air mata Hanya hampa Yang tersisa Selamanya Masih terasa rajuk yang berbaki Sebelum kau pergi tak kembali Maafkan aku yang keras hati Menyesal sampai ke mati Kau seolah membetulkan dasi Tetamu yang hadir tanpa sangsi Padahal kau hanya imaginasi Yang singgah di sudut hati Bedak sejuk berderai di pualam Mengenang kisah yang semakin kelam Kompang jiran menyapa malam Duka ini begitu mendalam Cincin tembaga genggaman erat Membawa rindu yang amat berat Kau pergi saat janji terpahat Di jalanan nyawamu terlewat Bayangku bergaun di balik tirai Melihat impian yang sudah berderai Sisa bunga telur di pagar besi Saksi bisu cinta yang mati Tak perlu lagi air mata ini Kerana sedihku tiada galang ganti Luka ini terlalu peribadi Untuk aku tangisi lagi Pulanglah sayang Walau bayang Di balik ruang Yang kian gersang Cincin tembaga genggaman erat Membawa rindu yang amat berat Kau pergi saat janji terpahat Di jalanan nyawamu terlewat Bayangku bergaun di balik tirai Melihat impian yang sudah berderai
Komen (0)
Memuatkan…
Trek Berkaitan
Sisa Hujan di Perhentian
Zara21 main
Sisa Goresan
Zara45 main
Kemboja Gugur di Beranda
Zara58 main
Setia yang Diam
Zara30 main