Pecahan Fajar
Kirana재생 58회
Lampu kota sudah kupadamkan Debu jalanan mulai kutinggalkan Rindu ini tak lagi tertahankan Hati tenang dalam penantian Tas besar penuh dengan cerita Tentang kota yang penuh air mata Kini saatnya kembali bertahta Di tanah asal penuh cinta nyata Dengar bunyi gendang (Dengar!) Hati makin senang (Senang!) Langkah takkan bimbang (Takkan!) Waktunya tuk pulang (Pulang!) Goyang badan ikuti irama (Hey!) Peluk erat cinta yang utama (Hey!) Masakan rumah wangi aromanya Syukur ini tiada bandingnya Mari menari di bawah bulan Lupakan duka hapus sesalan Irama pulang sambut pelukan Oh-oh-oh, pulang ke rumah Oh-oh-oh, hati yang ramah E-ya, e-ya, kita berdansa! E-ya, e-ya, janganlah reda! Kawan lama kumpul di lapangan Cerita lama jadi kenangan Talking drum beri tantangan Kaki bergerak tanpa halangan Sambal ibu paling juara Hilang semua lelah sengsara Bau tanah basah menyapa jiwa Di sinilah tempat paling istimewa Dengar bunyi gendang (Dengar!) Hati makin senang (Senang!) Langkah takkan bimbang (Takkan!) Waktunya tuk pulang (Pulang!) Goyang badan ikuti irama (Hey!) Peluk erat cinta yang utama (Hey!) Masakan rumah wangi aromanya Syukur ini tiada bandingnya Mari menari di bawah bulan Lupakan duka hapus sesalan Irama pulang sambut pelukan Akar ini takkan pernah mati Meski jauh kaki ini pergi Tanah ini saksi janji suci Sambut aku dengan rendah hati Tiada lagi sepi menyiksa Di peluk hangat sanak saudara Hentak bumi! (Hentak!) Putar lagi! (Putar!) Jangan henti! (Jangan!) Ini jati diri! (Jati diri!) Goyang badan ikuti irama (Hey!) Peluk erat cinta yang utama (Hey!) Masakan rumah wangi aromanya Syukur ini tiada bandingnya Mari menari di bawah bulan Lupakan duka hapus sesalan Irama pulang sambut pelukan Oh-oh-oh, pulang ke rumah Oh-oh-oh, hati yang ramah E-ya, e-ya, kita berdansa! E-ya, e-ya, janganlah reda!
불러오는 중…