balada orkestra

Dua Belas Musim Melati

Kirana

69 回再生 · 0 お気に入り · 4:31

歌詞

Gerbang tua berderit pelan
Dua belas tahun kutinggalkan
Debu menutup jalan
Langkahku penuh beban
Mencari sisa kenangan
Di sela-sela kesunyian

Wangi melati di jendela
Masih terasa sama
Bayangmu duduk di sana
Menatap senja jingga
Tanpa banyak kata
Hanya senyum yang nyata

Dulu aku berlari
Mengejar mimpi yang tinggi
Hingga aku lupa kembali
Ke pelukmu yang abadi
Kini sesal ini menghantui

Ibu aku datang membawa rindu
Bersimpuh di gundukan tanahmu
Maafkan lidahku yang kaku
Dulu lupa ucap terima kasihku
Kini ku pulang dalam doaku
Menyentuh nisan yang membisu

Terima kasih Ibu
Terima kasih Ibu

Cor anglais meniup pilu
Langit perlahan membiru
Setiap jengkal tanah ini
Menjadi saksi bisu janji
Yang terkubur dalam hati
Takkan pernah mati

Dulu aku berlari
Mengejar mimpi yang tinggi
Hingga aku lupa kembali
Ke pelukmu yang abadi
Kini sesal ini menghantui

Ibu aku datang membawa rindu
Bersimpuh di gundukan tanahmu
Maafkan lidahku yang kaku
Dulu lupa ucap terima kasihku
Kini ku pulang dalam doaku
Menyentuh nisan yang membisu

Angin senja memeluk raga
Hapus perih dalam dada
Kulihat cahaya di cakrawala
Seolah engkau ada di sana
Memaafkan segalanya
Melepas semua duka
Aku tenang sekarang
Cintamu takkan hilang

Ibu aku datang membawa rindu
Bersimpuh di gundukan tanahmu
Maafkan lidahku yang kaku
Dulu lupa ucap terima kasihku
Kini ku pulang dalam doaku
Menyentuh nisan yang membisu

Terima kasih Ibu
Terima kasih Ibu
Dalam damai kau menunggu

コメント (0)

0/500

読み込み中…

おすすめ