asli pantun

Akar Kenangan di Halaman Tua

Zara

56 回再生 · 0 お気に入り · 4:55

歌詞

Rambutan merah di hujung galah
Jatuh menimpa si rumput rendah
Hati merintih menanggung lelah
Mengenang nenda yang sudah pindah

Akar wangi harum di dada
Tikar mengkuang kian menua
Bayangmu hadir wahai nenda
Dalam doa aku bersua

Rumah pusaka kian sepi
Abu di dapur mendingin hati
Suaramu lembut dalam mimpi
Menjadi teman sampai ke mati
Ayam kepuk pulang ke sarang
Senja melabuh tirai yang panjang
Kasihmu nenda takkan berkurang
Walau jasadmu sudah menghilang

Duhai nenda
Sayang nenda
Dalam syahdu
Aku merindu

Burung merpati terbang ke awan
Singgah sebentar di dahan mati
Cerita nenda penuh kearifan
Kini tersimpan di dalam hati

Duhai nenda
Duhai nenda
Kasihmu mekar
Di dalam dada

Rebab berbunyi menyayat kalbu
Gambus dipetik sayu merayu
Teringat pesan di hari lalu
Janganlah lupa akar yang satu

Rumah pusaka kian sepi
Abu di dapur mendingin hati
Suaramu lembut dalam mimpi
Menjadi teman sampai ke mati
Ayam kepuk pulang ke sarang
Senja melabuh tirai yang panjang
Kasihmu nenda takkan berkurang
Walau jasadmu sudah menghilang

Langkah kaki ke laman lama
Dahulu kita duduk bersama
Kini hanya bayang menjelma
Kasihmu nenda tetap utama
Akar wangi di sudut ruang
Cahaya senja kian terbuang
Segala duka kian berlarang
Hanya cintamu yang tidak kurang

Seruling bambu meniup sepi
Canang berbunyi memanggil diri
Pulanglah cucu ke laman ini
Menjaga warisan yang amat murni

Rumah pusaka kian sepi
Abu di dapur mendingin hati
Suaramu lembut dalam mimpi
Menjadi teman sampai ke mati
Ayam kepuk pulang ke sarang
Senja melabuh tirai yang panjang
Kasihmu nenda takkan berkurang
Walau jasadmu sudah menghilang

コメント (0)

0/500

読み込み中…

おすすめ