asli

Embun di Tikar Mengkuang

Zara

51 回再生 · 0 お気に入り · 4:25

歌詞

Embun menitis di daun pisang
Hening pagi di pinggir surau
Kasih nenekda tetap terbayang
Budi nan luhur tiada galau

Bunga melur putih berseri
Tebar haruman di atas tikar
Doa dipanjat tulus di diri
Ingatan murni tetaplah segar

Pulut kuning di dalam talam
Tanda syukur warisan lama
Rindu tersimpan di lubuk dalam
Tenang di jiwa bersama-sama
Suara azan membelah sepi
Membawa damai ke sanubari
Janji dijaga di dalam hati
Martabat keluarga tetap berdiri

Tenang di jiwa
Warisan mulia

Tikar mengkuang sudah terbentang
Tetamu hadir membawa bakti
Wajah yang tenang kian datang
Saling menyapa ikhlas di hati
Pohon kemuning melambai-lambai
Menyambut kasih yang kian sampai

Cahaya pagi kian menyinar
Menyentuh dinding kayu jati
Tiada lagi rasa yang nanar
Hanya syukur memenuhi hati

Pulut kuning di dalam talam
Tanda syukur warisan lama
Rindu tersimpan di lubuk dalam
Tenang di jiwa bersama-sama
Suara azan membelah sepi
Membawa damai ke sanubari
Janji dijaga di dalam hati
Martabat keluarga tetap berdiri

Rebab berbunyi menyentuh jiwa
Gamelan dipalu lembut irama
Tiada ratapan tiada kecewa
Hanya syukur hidup bersama
Warisan kita harta berharga
Dijaga rapi hingga ke syurga

Angin bertiup di celah kayu
Masjid lama teguh berdiri
Hati yang rindu tidakkan layu
Mekar mewangi setiap hari
Titisan embun kian menghilang
Namun kenangan tetap cemerlang

Oh nenekda
Baktimu nyata
Dalam doa
Kami setia

Pulut kuning di dalam talam
Tanda syukur warisan lama
Rindu tersimpan di lubuk dalam
Tenang di jiwa bersama-sama
Suara azan membelah sepi
Membawa damai ke sanubari
Janji dijaga di dalam hati
Martabat keluarga tetap berdiri

Tenang di jiwa
Warisan mulia
Kekal selamanya

コメント (0)

0/500

読み込み中…

おすすめ