akustik indie

Sisa Teh dan Sepeda Tua

Bintang

26 riproduzioni · 0 preferiti · 4:00

Testo

Jam dua pagi
Di teras ini
Angin malam memeluk sepi
Teh tawar mendingin lagi
Gelas kaca retak di tepi
Mengingat semua yang t'lah pergi

Sepeda tua di sudut sana
Warnanya merah dimakan cuaca
Dulu ia teman kita berkelana
Menembus hujan mencari bahagia
Kini ia diam tanpa suara
Menua dalam karat dan lara

Tiba-tiba wajahnya melintas
Di antara asap yang lepas
Porsi nasi yang selalu dilebihkan
Saat dompetku sedang kelelahan

Belum sempat aku berucap
Terima kasih yang mengendap
Kini warung itu sudah tertutup
Dan rindu ini tak kunjung cukup
Hanya doa yang ku kirim pelan
Di sela malam yang kian kelam
Kebaikanmu tak akan hilang
Meski kau tak lagi datang

(Glockenspiel berdentang lembut)
Sunyi ini milik kita
Tentang hutang yang tak terkata
Sunyi ini milik kita
Tentang hutang yang tak terkata

Ingat keriput di sudut matanya
Sambil menyodorkan segelas doa
"Makanlah dulu," begitu katanya
Tanpa tanya kapan aku bayarnya
Dunia ini terasa begitu ramah
Di dalam warung kayu yang rendah

Kebaikan kecil yang terlupakan
Ternyata akar yang menguatkan
Aku sibuk mengejar dunia
Sampai lupa pada yang berjasa
Kini hanya sisa penyesalan
Di tengah sunyi yang berkepanjangan

Belum sempat aku berucap
Terima kasih yang mengendap
Kini warung itu sudah tertutup
Dan rindu ini tak kunjung cukup
Hanya doa yang ku kirim pelan
Di sela malam yang kian kelam
Kebaikanmu tak akan hilang
Meski kau tak lagi datang

(Glockenspiel berdentang lembut)
Sunyi ini milik kita
Tentang hutang yang tak terkata
Sunyi ini milik kita
Tentang hutang yang tak terkata

Commenti (0)

0/500

Caricamento…

Brani correlati