Menara di Ujung Penyesalan
Bintang55 diputar
Debu menari di cahaya bulan Atap retak sapa kesunyian Kuas tua ini sudah lelah Menulis sejarah yang tumpah Di sudut gudang yang membeku Tersimpan sisa nafas lugu Warna jingga mulai memudar Seperti janji dulu berpijar Koper di pintu sudah menunggu Panti itu memanggil namaku Namun sebelum lampu padam Kurobek malam yang kelam Lihatlah bintik cat yang mengering Di sela waktu yang kian genting Setiap tetes punya cerita Tentang cinta dan air mata Setiap goresan adalah luka Setiap warna adalah tawa Tak ada satu pun sia-sia Di kanvas hidup yang fana Bintik cat ini saksi bisu Tentang aku yang tak ragu Koyak sudah kain yang tua Melepas beban dalam jiwa Bayangan muda berdiri di sana Bertepuk tangan tanpa suara Dia tersenyum melihat si tua Merobek mimpi jadi doa Tak ada lagi yang tersisa Hanya damai yang luar biasa Suara trompet membelah sepi Langkah kaki takkan terhenti Kain ini robek tapi hati utuh Tak perlu lagi aku merapuh Biarkan putih menjadi abadi Di tempat baru aku menanti Angkat sauh lepaskan beban Simpan semua keindahan Dalam ingatan! Dalam keabadian! Setiap goresan adalah luka Setiap warna adalah tawa Tak ada satu pun sia-sia Di kanvas hidup yang fana Bintik cat ini saksi bisu Tentang aku yang tak ragu Selamat tinggal mahakarya Aku pulang dalam cahaya Terima kasih semesta Atas segala warna
Memuat…