Sisa Aspal dan Oli
Bintang15 diputar
Sinar mentari, menembus kaca Debu menari, di sela pustaka Jilid ketiga, sampul berwarna bata Ensiklopedia, menyimpan sejuta kata Tahun dua tujuh, angka yang tertera Di halaman tengah, sebuah rahasia Surat yang lusuh, beraroma bunga Tentang rindu teduh, yang tak berujung jua Siapa tangan, yang menulis ini? Mencari jawaban, di sunyi hari ini Oh, kekasih misteri, di balik kertas tua Aku membalasmu, dengan tinta yang sama Meski kau tak tahu, namaku siapa Kita bertemu, di imaji yang baka (Ooh, ooh, ooh) Harpsichord berbunyi Harapan yang murni Aku bercerita, tentang senja di jendela Tentang aroma, kopi dan melodi lama Kutulis balasan, di lembar yang terbuka Menghapus bosan, yang kian meraja Mungkin kau nona, bermata cemerlang Atau kau tuan, yang rindu pulang Surat ini kuselip, kembali ke sana Biar ia terlelap, dalam damai yang fana Siapa tangan, yang menulis ini? Mencari jawaban, di sunyi hari ini Oh, kekasih misteri, di balik kertas tua Aku membalasmu, dengan tinta yang sama Meski kau tak tahu, namaku siapa Kita bertemu, di imaji yang baka (Ooh, ooh, ooh) Waktu adalah pencuri, yang sangat ahli Tapi kata-katamu, tetap abadi di sini Tak perlu wajah, tak perlu raga Cukup rasa indah, yang kita jaga Oh, kekasih misteri, di balik kertas tua Aku membalasmu, dengan tinta yang sama Meski kau tak tahu, namaku siapa Kita bertemu, di imaji yang baka (Ooh, ooh, ooh) Ensiklopedia lama Cinta tanpa nama Emas sore hari Misteri yang asri
Memuat…