Menara di Ujung Penyesalan
Bintang55 écoutes
Lantai kayu ini masih berderit Menyambut langkahku yang kian pahit Dua puluh tahun aku berkelana Mengejar ufuk yang tak punya makna Karat dan lumut menjadi saksi Betapa angkuh janji lelaki Aku pergi saat fajar menyingsing Meninggalkanmu dalam sunyi yang hening Kini trombon meniupkan lara Nada rendah yang menggetarkan jiwa Angin pantai, dengarlah pintaku Kembalikan gema yang dulu milikku Wahai deru ombak, panggilkan namanya Suara yang kutinggal di batas samudera Aku berlari mengejar bayang-bayang Namun di sini cintaku tergenang Kembalikan suara yang sempat menghilang Sebelum cahaya hidupku menjadi remang Uban di rambutku adalah saksi Badai yang kutempuh demi ambisi Kutinggalkan pelukmu demi layar terkembang Kini aku pulang dengan hati yang bimbang Tak ada emas di ujung dunia Hanya sesal yang kian meraja Kau berdiri di sini, dua dekade lalu Menatap punggungku yang membeku String orkestra mulai merambat Menusuk jantung yang hampir terlambat Angin pantai, sampaikan pesanku Aku menyerah pada takdirku Derap drum militer memacu nadi Jangkar karatan menghunjam bumi Aku bukan lagi kapten yang tangguh Hanya pelaut yang jiwanya runtuh Cukup sudah pelarian ini Biarkan aku sujud di sini Di atas kayu yang mulai rapuh Menanti maafmu dengan bersungguh Bangkitkan suaramu dari kedalaman Bawa kembali semua kenangan Paduan suara langit bersatu Menyambut kepulanganku yang kaku Wahai deru ombak, panggilkan namanya (Panggil namanya!) Suara yang kutinggal di batas samudera (Di samudera!) Aku berlari mengejar bayang-bayang Namun di sini cintaku tergenang Kembalikan suara yang sempat menghilang Sebelum cahaya hidupku menjadi remang Angin, bawa dia pulang Ke pelukan dermaga yang gersang Angin, bawa dia pulang Ke sisa hidup yang masih terbentang Wahai deru ombak, panggilkan namanya Suara yang kutinggal di batas samudera Aku menyerah pada agungnya cinta Di dermaga tua tempat segala bermula Kembalikan suara yang sempat menghilang Kini aku pulang, takkan lagi terbuang Lihatlah, Awan mulai terbelah Membawa damai bagi yang lelah Dua puluh tahun berakhir sudah Di bawah langit yang maha indah
Chargement…