Surat dari Abu
Bintang60 écoutes
Debu sisa abu di pundakku Langkah ini mulai membatu Menyusuri jalan yang retak Di sela puing yang tergeletak Langit masih terasa kelabu Menyimpan sesal yang membiru Di sudut desa yang t'lah sunyi Kulihat bayang kecil berdiri Jemari mungilnya gemetar Menahan angin yang berpusar Korek api itu menyala Di atas lilin penuh doa Tak ada kata yang terucap Namun hatiku seketika mendekap Alasan untukku kembali berjuang Meski raga ini nyaris tumbang Kita takkan pernah menyerah Dalam luka ada anugerah Tangan-tangan saling menggenggam Menghalau duka yang menghampar hitam Biarkan cahaya kecil itu Menuntun langkah yang ragu Kita bangkit bersama Di atas tanah air mata Ranselku terasa lebih ringan Bukan karena beban berkurangan Tapi karena senyum bocah itu Menghapus lelah di setiap waktu Gotong royong mulai terdengar Semangat warga kembali berpijar Tak ada kata yang terucap Namun hatiku seketika mendekap Alasan untukku kembali berjuang Meski raga ini nyaris tumbang Kita takkan pernah menyerah Dalam luka ada anugerah Tangan-tangan saling menggenggam Menghalau duka yang menghampar hitam Biarkan cahaya kecil itu Menuntun langkah yang ragu Kita bangkit bersama Di atas tanah air mata Lelah ini adalah saksi Tentang arti sebuah bakti Dari reruntuhan kita berdiri Menjemput fajar yang dinanti Lihatlah langit mulai terbuka Habis gelap terbitlah masa (Key change to G Major) Kita takkan pernah menyerah Dalam luka ada anugerah Tangan-tangan saling menggenggam Menghalau duka yang menghampar hitam Biarkan cahaya kecil itu Menuntun langkah yang ragu Kita bangkit bersama Di atas tanah air mata Bangkit bersama Ooh, kita takkan pernah kalah Terang itu ada di sini Di dalam hati yang murni
Chargement…