akustik minimalis

Karcis Pudar

Zara

25 écoutes · 0 favoris · 4:48

Paroles

Bangku kayu ini masih sepi
Menanti bas yang takkan kembali
Hujan renyai mula membasahi
Daun getah gugur ke bumi
Ingatan lama datang menghampiri
Menemani aku di sini

Titis air di cermin topi
Helmet lama yang kian sepi
Ingatan datang tanpa dicari
Menyentuh hati yang kian sunyi

Surat lama dalam genggaman
Tulisan tangan penuh harapan
Kau di sana di seberang lautan
Mengejar mimpi dan masa depan
Janji kecil kita yang tersimpan
Hanya tinggal sebuah kenangan
Tak mengapa jika tak kesampaian
Aku redha dengan ketentuan

Karcis bas lama dalam dompet
Warnanya pudar sedikit lecet
Dulu kita sering berhimpit
Ketawa kecil saat langit sempit
Duduk rapat di kerusi senget
Hingga peluh terasa hangat

Surat lama dalam genggaman
Tulisan tangan penuh harapan
Kau di sana di seberang lautan
Mengejar mimpi dan masa depan
Janji kecil kita yang tersimpan
Hanya tinggal sebuah kenangan
Tak mengapa jika tak kesampaian
Aku redha dengan ketentuan

Cengkerik mula memanggil malam
Suasana kampung kian kelam
Tiada benci yang aku tanam
Cuma rindu yang kian mendalam
Aku terima segala yang silam
Biarkan ia terus terpendam

Waktu sekolah kita berlari
Di bawah panas mentari pagi
Kini kau jauh membawa diri
Mungkin takkan kembali lagi
Namun doaku tetap di sini
Menjaga langkahmu setiap hari
Walau janji tinggal janji
Kau tetap kawan sejati

Surat lama dalam genggaman
Tulisan tangan penuh harapan
Kau di sana di seberang lautan
Mengejar mimpi dan masa depan
Janji kecil kita yang tersimpan
Hanya tinggal sebuah kenangan
Tak mengapa jika tak kesampaian
Aku redha dengan ketentuan

Hanya kenangan
Hanya harapan
Yang tersimpan
Di perhentian

Commentaires (0)

0/500

Chargement…

Titres associés