Peron Subuh
Kirana29 reproducciones
Tiga lewat dua belas Detik jam beradu napas Angin masuk tanpa batas Malam ini terasa luas Temaram lampu yang bias Membuat hatiku lekas puas Antara sadar dan mimpi Ada yang singgah di sini Bukan rindu yang menyakiti Hanya sapaan yang murni Harummu di ujung kain Seperti doa yang bermain Kenangan yang tak kucari Kini menyentuh pipi Terima kasih kau ada Menjadi udara di dada Ujung baju yang berdebu Menyimpan rahasia rindu Sentuhan yang terasa semu Namun hangat di nadiku Jendela sedikit terbuka Menghapus segala luka Antara sadar dan mimpi Ada yang singgah di sini Bukan rindu yang menyakiti Hanya sapaan yang murni Harummu di ujung kain Seperti doa yang bermain Kenangan yang tak kucari Kini menyentuh pipi Terima kasih kau ada Menjadi udara di dada Kenangan bukan beban Hanya sebuah simpanan Mengalir di keheningan Tanpa perlu undangan Kau bebas datang dan pergi Di sela-sela sunyi Suasana sungguh tenang Hatiku merasa senang Melihat bayangmu datang Tanpa ada rasa bimbang Aku kembali terlelap Dalam syukur yang menetap Harummu di ujung kain Seperti doa yang bermain Kenangan yang tak kucari Kini menyentuh pipi Terima kasih kau ada Menjadi udara di dada Udara di dada Tak perlu kau ada Cukup harumnya Menyapa saja
Cargando…