Surat dari Abu
Bintang60 تشغيل
Sunyi memeluk menara tua Di antara dinding yang hampa Bel angin berderit pilu Tersapu debu yang membiru Dentang piano mulai menyentuh Saat hatiku hampir runtuh Ombak menghantam beton kelabu Angin menderu memanggil namamu Bass berdenyut di dalam dada Menantang maut yang tak terduga Terangilah luasnya samudra Tembuslah pekat kabut dunia Lampu ini takkan pernah mati Demi jiwa yang sangat kunanti Tuhan bawa mereka kembali Tetap berpijar di sini Menembus badai yang sunyi Semua orang telah berlari Meninggalkan pulau yang mati Namun aku tetap berdiri Menjaga janji yang abadi Minyak tersisa di ujung jari Menahan perih di dalam diri Kilat membelah langit hitam Menelan mimpi yang tenggelam Drum menggelegar memecah sunyi Aku takkan pernah berhenti Terangilah luasnya samudra Tembuslah pekat kabut dunia Lampu ini takkan pernah mati Demi jiwa yang sangat kunanti Tuhan bawa mereka kembali Jangan padam wahai cahaya Jadilah saksi yang setia Dingin merasuk ke tulang Menunggu mereka yang pulang Jika ini nafas yang terakhir Biarlah terang menjadi takdir Aku takkan menyerah sekarang Lihatlah di ufuk sana Titik kecil penuh makna Kapal itu mulai terlihat Menembus gelombang yang jahat Terangilah luasnya samudra Tembuslah pekat kabut dunia Lampu ini takkan pernah mati Demi jiwa yang sangat kunanti Tuhan bawa mereka kembali Mereka datang kembali Pulang ke pelukan ini Badai perlahan mulai reda Menyisakan rasa yang lega Cahaya itu telah sampai Di ujung rindu yang usai
جارٍ التحميل…